Ekonomi Desa
Potensi dan aktivitas ekonomi masyarakat Desa Kerangkulon
Desa Kerangkulon merupakan desa agraris dengan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian warga, didukung oleh usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan kelompok tani yang aktif.
Sektor Unggulan
Pertanian Padi
Sektor pertanian padi merupakan penopang utama perekonomian Desa Kerangkulon dengan luas lahan mencapai 180 hektar.
Peternakan Sapi
Peternakan sapi potong dan perah menjadi sektor andalan kedua di Desa Kerangkulon.
UMKM Pangan
Produk olahan pangan seperti keripik, dodol, dan makanan ringan lainnya menjadi produk unggulan UMKM.
Kerajinan Tangan
Kerajinan tangan dari bahan lokal seperti anyaman bambu menjadi produk kreatif desa.
Katalog Pertanian Desa
Pertanian Pak Rohman
Kacang Hijau
Rp22.000/kgKacang hijau yang dijual oleh Pak Rohman merupakan salah satu hasil pertanian lokal dari Desa Kerang Kulon dengan harga Rp22.000/kg. Produk ini memiliki keunggulan karena kacang hijau merupakan bahan pangan yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan, seperti bahan pembuatan bubur kacang hijau, bakpia, kue, serta berbagai olahan makanan lainnya. Selain memiliki nilai konsumsi yang tinggi, kacang hijau juga memiliki kandungan gizi yang baik sehingga memiliki peluang pasar yang cukup luas. Produk yang berasal dari hasil pertanian lokal juga memberikan nilai tambah karena dapat mendukung pemanfaatan dan pemasaran hasil pertanian masyarakat Desa Kerang Kulon.
Semangka
Rp5.000/kgSemangka yang dijual oleh Pak Rohman memiliki harga Rp5.000/kg dan merupakan salah satu hasil pertanian yang memiliki potensi pasar cukup baik. Keunggulan utama produk ini adalah karakteristiknya yang segar, memiliki kandungan air yang tinggi, serta banyak diminati masyarakat sebagai buah konsumsi. Harga yang relatif terjangkau juga menjadi daya tarik bagi konsumen sehingga semangka dapat dipasarkan kepada masyarakat secara langsung maupun melalui pedagang buah dan pasar tradisional.
Gabah
Rp8.000/kgGabah yang dijual oleh Pak Rohman memiliki harga Rp8.000/kg dan merupakan salah satu hasil pertanian yang memiliki nilai penting karena menjadi bahan baku utama dalam produksi beras. Keunggulan gabah terletak pada tingginya kebutuhan pasar terhadap beras sebagai bahan pangan pokok masyarakat. Produk gabah dari Desa Kerang Kulon juga memiliki potensi untuk dikembangkan karena dapat disalurkan kepada penggilingan padi, pedagang, maupun pihak lain yang membutuhkan bahan baku beras.
Pertanian Pak Baedhowi
Jambu Citra
Rp15.000 - Rp20.000Produk jambu citra milik Pak Baedhowi memiliki keunggulan dari segi ukuran, tampilan, rasa, dan kandungan gizi. Jambu citra yang dihasilkan memiliki ukuran buah yang besar, warna merah yang merona, serta rasa yang manis dan segar sehingga menarik bagi konsumen. Selain itu, jambu citra juga memiliki kandungan vitamin C dan serat yang tinggi, sehingga tidak hanya memiliki nilai jual dari segi rasa dan penampilan, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan. Dengan berbagai keunggulan tersebut, jambu citra memiliki potensi untuk dipasarkan secara lebih luas dengan kisaran harga Rp15.000–Rp20.000.
Pertanian Pak Shofwan
Padi
Rp8.000/kgPadi merupakan salah satu produk utama yang diusahakan oleh Pak Shofwan dan menjadi hasil pertanian yang memiliki permintaan pasar tinggi karena merupakan bahan baku utama beras. Dalam satu hektare lahan, hasil panen padi dapat mencapai sekitar 5–6,5 ton dengan harga jual sekitar Rp8.000/kg, sehingga memiliki potensi nilai jual yang cukup besar. Keunggulan lainnya adalah padi dapat ditanam hingga dua kali dalam satu tahun melalui pola masa tanam yang teratur, sehingga pemanfaatan lahan dapat dilakukan secara optimal.
Kacang Hijau
Rp20.000/kgKacang hijau merupakan salah satu produk pertanian yang diusahakan setelah masa tanam padi. Kacang hijau memiliki keunggulan karena banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan dapat diolah menjadi berbagai produk makanan, seperti bubur kacang hijau, kue, bakpia, dan olahan lainnya. Dalam satu hektare lahan, hasil panen kacang hijau dapat mencapai sekitar 1 ton dengan harga jual sekitar Rp20.000/kg, sehingga memiliki potensi nilai ekonomi yang cukup baik. Pola pergantian tanaman juga memungkinkan lahan tetap produktif setelah masa panen padi.
Jambu Delima
Jambu delima yang diusahakan oleh Pak Shofwan merupakan salah satu produk perkebunan sampingan dari usaha pertaniannya. Produk ini memiliki keunggulan karena dapat menjadi tambahan hasil pertanian dan sumber pendapatan di luar tanaman utama berupa padi dan kacang hijau. Keberadaan jambu delima juga menambah variasi produk pertanian yang dapat dikembangkan dan dipasarkan kepada masyarakat.
Bawang Merah
Bawang merah yang diusahakan oleh Pak Shofwan memiliki keunggulan sebagai salah satu komoditas tambahan dalam kegiatan pertanian. Pengusahaan bawang merah menambah variasi hasil pertanian yang dimiliki, sehingga sumber hasil usaha tidak hanya berasal dari padi dan kacang hijau. Hal ini menunjukkan adanya pemanfaatan lahan untuk menghasilkan beberapa jenis komoditas pertanian sesuai dengan kondisi dan masa tanam.
Jambu Citra
Jambu citra yang diusahakan oleh Pak Shofwan menjadi produk perkebunan tambahan yang melengkapi hasil pertanian utamanya. Keunggulannya terletak pada keberagaman komoditas yang dihasilkan, sehingga usaha Pak Shofwan memiliki sumber hasil pertanian dari tanaman pangan maupun tanaman buah. Pengembangan jambu citra juga memberikan peluang tambahan untuk meningkatkan nilai ekonomi dari kegiatan pertanian yang dijalankan.
Pertanian Pak Priyanto
Padi Jenis 32
Rp7.400 - Rp8.100/kgPadi jenis 32 yang dihasilkan oleh Pak Priyanto memiliki keunggulan dari segi produktivitas dan kualitas hasil pertanian. Pengolahan yang sudah dilakukan dengan baik dan pengalaman dalam mengelola produk pertanian membuat hasil padi yang diperoleh memiliki kualitas yang baik dan dinilai lebih unggul dibandingkan produk dari daerah lain. Padi ini dijual dengan harga yang menyesuaikan kondisi pasar, yaitu sekitar Rp7.400–Rp8.100/kg.
Kacang Hijau
Rp21.500 - Rp25.000/kgKacang hijau yang dihasilkan oleh Pak Priyanto memiliki keunggulan dari segi nilai jual dan kualitas hasil pertanian. Pengelolaan pertanian yang dilakukan dengan baik mendukung hasil kacang hijau yang berkualitas sehingga memiliki daya tarik untuk dipasarkan. Dengan kisaran harga Rp21.500–Rp25.000/kg, kacang hijau menjadi salah satu produk pertanian yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi bagi usaha Pak Priyanto.
Pertanian Pak Muhammad Toha
Padi Jenis 32
Rp8.000/kgPadi jenis 32 yang dijual oleh Pak Mohammad Toha merupakan salah satu hasil pertanian lokal Desa Kerangkulon dengan harga sekitar Rp8.000/kg. Penggunaan jenis 32 menjadi salah satu keunggulan karena varietas tersebut telah digunakan dalam kegiatan pertanian Pak Toha dan menghasilkan produk yang dapat dipasarkan sebagai bahan pangan pokok. Padi juga memiliki permintaan yang stabil karena hasilnya dapat diolah menjadi beras untuk kebutuhan konsumsi masyarakat.
Semangka Merah & Kuning
Rp5.000/kgSemangka merah jenis Bali Browler yang dijual oleh Pak Mohammad Toha memiliki keunggulan pada karakteristik buahnya yang berwarna merah, sehingga memiliki tampilan yang menarik ketika dikonsumsi. Produk ini dijual dengan harga sekitar Rp5.000/kg dan menjadi salah satu pilihan buah segar yang dapat dipasarkan kepada masyarakat.
Melon Amanda
Rp12.000/kgMelon jenis Amanda yang dijual oleh Pak Mohammad Toha memiliki keunggulan karena menggunakan varietas tertentu sehingga produk memiliki karakteristik yang lebih spesifik. Melon ini dijual dengan harga sekitar Rp12.000/kg dan menjadi salah satu produk buah yang melengkapi hasil pertanian Pak Toha. Keberadaan melon Amanda juga memberikan variasi pilihan buah bagi konsumen selain semangka.
Kacang Hijau
Rp21.000/kgKacang hijau yang dijual oleh Pak Mohammad Toha merupakan salah satu hasil pertanian dengan harga sekitar Rp21.000/kg. Produk ini memiliki keunggulan karena kacang hijau dapat dimanfaatkan sebagai bahan berbagai olahan makanan, seperti bubur kacang hijau, bakpia, kue, dan makanan lainnya. Selain memiliki banyak pemanfaatan, kacang hijau juga memiliki kandungan gizi yang baik sehingga memiliki peluang untuk dipasarkan kepada masyarakat maupun pelaku usaha pengolahan pangan.
Pertanian Pak Kundori
Padi Jenis 32
Rp8.100/kgPadi jenis 32 yang dihasilkan oleh Pak Kundori memiliki keunggulan karena merupakan salah satu komoditas utama hasil pertanian yang dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Padi jenis ini dijual dengan harga sekitar Rp810.000/kintal atau Rp8.100/kg. Penggunaan jenis 32 juga menjadi nilai tambah karena produk memiliki varietas yang jelas sehingga dapat menjadi salah satu pilihan hasil pertanian yang dipasarkan.
Kacang Hijau
Rp21.000/kgKacang hijau yang dihasilkan oleh Pak Kundori memiliki keunggulan dari segi nilai jual dan pemanfaatannya sebagai bahan pangan. Produk ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pangan, seperti bahan pembuatan bubur kacang hijau, kue, bakpia, dan olahan lainnya. Kacang hijau juga menjadi komoditas yang melengkapi hasil pertanian padi, sehingga usaha Pak Kundori memiliki lebih dari satu jenis produk pertanian yang dapat dipasarkan.
Pertanian Pak Haji Modin Saroji
Padi Jenis 32
Rp8.500/kg (Rp850.000/kintal)Padi jenis 32 yang dihasilkan oleh Pak Haji Modin Saroji memiliki keunggulan sebagai salah satu hasil pertanian utama yang memiliki kebutuhan pasar tinggi karena merupakan bahan baku pangan pokok masyarakat. Penggunaan jenis 32 juga memberikan nilai tambah karena produk memiliki varietas yang jelas dan telah menjadi bagian dari hasil pertanian yang diusahakan.
Kacang Hijau
Rp20.000 - Rp25.000/kgKacang hijau yang dihasilkan oleh Pak Haji Modin Saroji memiliki keunggulan dari segi nilai jual dan pemanfaatannya sebagai bahan pangan. Produk ini memiliki kisaran harga sekitar Rp20.000–Rp25.000/kg dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan olahan makanan, seperti bubur kacang hijau, kue, bakpia, dan makanan lainnya. Kisaran harga yang cukup tinggi juga menunjukkan bahwa kacang hijau memiliki nilai ekonomi yang baik sebagai salah satu komoditas pertanian yang diusahakan.
UMKM Desa
Belum ada data UMKM.